Tugas minggu 2

May 30, 2009

Judul  ” Perancangan  Sistem  Aplikasi Penggajian Pada Toko Elektronik Indah Pratama “

Kelompo 2

Ahmadi

Itri Ramayanti

Novianti Ruban

Nanik Willujeng

Jadwal PA


Resume : Bab I. Asumsi Peranan Penganalisis Sistemg

May 21, 2009

Dalam  Penganalisis sistem ini sebuah informasi sangatlah dibutuhkan, disini kita akan menjelasakan tentang informasi.

Informasi adalah   Data yang sudah dioleh, dibentuk atau dimaipulasi sesuai dengan keperluan tertentu atau dari hasil pengolahan data yang secara prinsip memiliki nilai atau value yang lebih dibandingkan data mentah, informasi dapat juga dianggap suatu data untuk dioleh lagi dan menjadikan informasi sesuai dengan keperluan unit kerja dan  sumber organisasi dimana harus diatur secara baik seperti sumber daya lainya.

Ada  Delapan Kategori untuk informasi

1. Transaction processing  system

2. Office automation System

3. Knowledge work system

4. Management information system

5. Decision support   system

6. Expert system

7. Group decision support system

8. Executive support system

Analisis  dan perencangan system  adalah  sebuah pendekatan sistematik  untuk mengidentifikasi     masalah,           kesempatan, tujuan, analisa aliran informasi organisasi, dan merancang sistem informasi  terrkomputer untuk menyelesaikan sebuah masalah

Fungsi Analisis Sistem

a. Konsultan Bisnis

b. Men-support para expert dalam bisnis

c. Agen perubahan

Analisi Sistem didefinisikan sebagai penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian – bagian komponen dengan maksud untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan atau  problem solvers, dan membutuhkan keahlian komunikasi.

Tahap analisis  dilakukan setelah tahap perencanaan sistem dan sebelum tahap desain sistem. tahap ini merupakan tahap yang kritis karena kesalahan dalam tahap ini menyebabkan kesalahan dalam tahap selanjutnya.

SIKLUS HIDUP PENGEMBANGAN SISTEM

Siklus hidup pengembangan sistem yaitu sebuah pendekatan sistem untuk menyelesaikan masalah bisnis

Dalam siklus hidup pengambangan sistem ini ada 7 fase, setiap fase  memiliki aktifitas yang unik

Fase 1.Pengenalan

a. Masalah

b.Kesempatan

c.Tujuan

Fase 2. Menentukan kebutuhan informasi

a.Interview manajemen

b.Mengumpulkan dokumen sistem

c.Menggunakan quesioner

d.Mengamati sistem dan keterlibatan personal

e.Menggunakan 5W dan 1H

Fase 3.Analisa Kebutuhan Sistem

a.Membuat data flow diagrams

b.Dokumen prosedur logik

c.Melengkapi kamus data

d.Membuat keputusan semistruktur

e.Mempersiapkan dan mempresentasikan proposal sistem

f.Merekomendasi solusi optimal ke manajemen

Fase 4. Merancang sistem yang direkomendasikan

a.Melakukan disain user interface

b.Disain control sistem

c.Disain file dan atau database

d.Menghasilkan spesifikasi program

e.Menghasilkan tabel

Fase 5.  Mengembangkan dan mendokumentasikan program

a.Desain Program

b.Pembuatan disain program

c.Pembuatan Program Komputer

d. Dolumentasi sofware

Fase 6.  Testing  dan Implementasi sistem

a.Tes and debug program komputer

b.Tes sistem komputer

c.Peningkatan sistem

Fase 7.  Implementasi dan evaluasi sistem

a.Konversi Rencana

b.Pelatihan user

c.Pembelian dan instalasi perangkat baru

d.Meng-convert files

e.Instalasi sistem

f.Review dan evaluasi

Maintenance  Sistem

Maintenanse sistem adalah menghilangkan error yang tidak terdeteksi dan meningkatkan sofware yang ada, waktu yang dihabiskan pada maintenence biasanya berkisar 48-60 persen dari waktu total.

Peningkatan Sistem

Ada beberapa alasan dalam meningkatkan sistem

1.Menambah fiture tambahan pada sistem

2.Kebutuhan bisnis dan pemerintah berubah setiap waktu

3.Teknologi, hardware, dan sofware berubah sangat cepat

Tool CASE

Tool case adalah otomatis , paket sofware  secara mikrokomputer untuk analisa dan desain sistem

Kategori Tool Case

a.Upper Case

b.Lawer case

c.Integrated case

    Keuntungan Generate Kode

    a.waktu untuk mengembangkan penurunan sistem baru

    b.waktu maintenence kode generate lebih sedikit

    c.Program komputer bisa di generate

    e.Disain CASE

    f.kode generate adalah bebas

      Reverse Engineering

      Reverse engineering  adalah meng-generate disain CASE dari kode program kompute,  kode sumber atau source diamati.

      Keuntungan Reverse Engineering

      a.waktu yang digunakan dalam pemeliharaan sistem dapat dikurangi

      b.dokumentasi yang sebelumnya belum ada atau hanya minimal untuk program lama, bisa dilakukan

      c.menciptakan program terstruktur

      d.perubahan – perubahan yang terjadi di masa depan dapat dengan mudah di lihat

      e.analisa bisa ditampilkan

        Analisa dan Perancangan sistem beroreantasi objek

        a. analisa dan disain adalah beroreantasi objek digunakan untuk  membuat program beroreantasi objek

        b.Pemograman tidak hanya mencangkup kode tentang data

          Metodologi Alternatif

          1.Metode alternatif adalah tersedia untuk analisa sistem

            a. Prototping

            b. ETHICS

            c.Project champions

            d.Sosft sistem metodologi

            e. Multi-view


            PROGRESS CHECK DARI PA

            May 20, 2009

            Progress  check dari PA

            1. Pencarian tempat observasiuntuk PA
            2. Melakukan Pendekatan dan Pengajuan surat  pengantar observasi
            3. Pembuatan Proposal PA

            Berikut ini Proposal PA

            Judul Tugas Akhir

            Perancangan Sistem Aplikasi Penggajian Pada Usaha Dagang Indah Pratama

            Latar Belakang Masalah

            Perkembangan ekonomi di Indonesia pada saat ini sudah cukup pesat, hal ini sedikit banyak ditandai dengan banyak bermuculannya bidang-bidang usaha yang baru didirikan. Tentunya, kemunculan usaha-usaha baru ini cukup dapat  mengatasi permasalahan yang selalu muncul dan menjadi topik utama di negeri ini, yaitu semakin bertambahnya pengangguran. Permasalahan tersebut dapat diatasi karenamunculnya usaha-usaha baru tersebut sudah pasti memerlukan sumber daya manusia juga. Jadi usaha baru tersebut dapat menampung jumlah pengangguran yang selalu bertambah setiap tahunnya.

            Bidang usaha yang banyak bermunculan saat ini antara lain adalah perusahaan dan Usaha Dagang yang bergerak di bidang perdagangan, restoran, maupun bidang usaha yang cukup  besar yaitu industri, serta bidang usaha yang lainnya. Sebagai dampak dari kemunculan adanya usaha yang baru muncul saat ini, tentunya setiap perusahaan melakukan berbagai upaya untuk membuat perusahaan tetap eksis, berkembang dan yang pasti agar dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan lainnya. Untuk melakukan berbagai upaya tersebut tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit, karena untuk mengatasinya perubahaan memerlukan adanya perbaikan sistem,

            pengembangan sistem bahkan mungkin pembuatan sistem yang baru, untuk mengatasi semua permasalahan yang mungkin timbul pada usaha dagang Indah Pratama.

            Atas dasar uraian tersebut diatas, Penulis merasa tertarik untuk mengkaji lebih dalam  tentang permasalahan diatas dan akan dituangkan melalui karya ilmiah tugas akhir dengan judul:  Perancangan Sistem Aplikasi Penggajian Pada Usaha Dagang Indah Pratama “

            Rumusan Masalah

            Berdasarkan Uraian yang ada pada latar belakang , maka penulis telah memutuskan permasalahan  yang akan menjadi pokok  pembahasan dalam proyek ahir ini diantaranya :

            1. Bagaimanakah perancangan  Sistem aplikasi  penggajian pada usaha dagang  Indah Pratama.
            2. Apakah Perancangan sistem penggajian dapat mengatasi  masalah proses pemberian gaji kepada para pegawai atau karyawan.

            Pembatasan Masalah

            Agar pembahasan tidak terlalu luas dan tidak menyimpang dari permasalahan yang ada. Maka penulis memberikan batasan – batasan antara lain sebagai berikut :

            1. Penulis hanya akan membahas tentang perancangan atau pembuatan sistem aplikasi penggajian

            2. Hal – hal yang dimuat dalam proyek akhir ini, berasal dari data ya g didapat.

              3. Tujuan dan Kegunaan Penelitian

              A.Tujuan

              1. Merancang sistem penggajian pada Usaha Dagang Indah Pratama dengan berbasis komputer

              2. Menerapkan sistem aplikasi penggajian menjadi sebuah sistem untuk menangani proses pemberian gaji pada usaha

              dagang Indah Pratama

              3. Untuk mengembangkan kemampuan dan menerapkan ilmu dari penulis

                  B. Manfaat

                  1. Dengan adanya sistem aplikasi penggajian ini maka akan memberikan kemudahan dalam melakukan proses pemberian gaji

                  2.Memberikan masukan atau sumbangan kepada UD Indah Pratama mengernai perancangan sistem aplikasi penggajian karyawan

                  3.Manfaat bagi penulis sendiri yaitu dapat  menambah pengalaman seta pengetahuan bagi penulis dalam merancang dan membuat suatu sistem aplikasi

                    Kajian Teoritis

                    Pengertian Sistem

                    Menurut Mulyadi,2001,Sistem Akuntansi , Sistem adalah sekelompok unsure yang erat berhubungan satu dengan yang lainya, yang berfungsi bersama – sama untuk mencapai tujuan tertentu. Dari pengertian diatas amaka dapat kita simpulkan bahwa setiap sistem terdiri dari unsure – unsure dimana unsure-unsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang bersangkutan. Unsure – unsure tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem dan suatu sistem merupakan bagian dari sistem yang lain, artinya apabila ada suatu sistem yang rusak maka sistem tersebut tidak dapat bekerja dengan sempurna

                    Pengertian Aplikasi

                    Aplikasi sering dikaitkan dengan software dimana software ini sering digunakan oleh operator computer di organisasi maupun untuk membantu dalam pengerjaan pekerjaan kantor sehari – hari, Banyak sekali aplikasi computer yang beredar di pasar, tetapi apakah makna sebenarnya dari aplikasi tersebut.

                    Dalam kamus besar bahasa Indonesia disebutkan bahwa aplikasi adalah penggunaan, penerapan . tetapi dalam ruang lingkup computer, kata aplikadi sering identik dengan software. Jadis  suatu  aplikasi adalah suatu program yang berjalan diatas sistem operasi computer yang digunakan untuk membantu penggunaanya dalam aktifitasnya sehari – hari. Ada banyak jenis aplikasi yang beredar dipasar, antara lain office , visual studio,dan lain – lain muali dari aplikasi perkantoran sampai pembuatan gambar.

                    Pengertian Gaji Secara Umum

                    Gaji adalah suatu bentuk balas jasa ataupun penghargaan yang diberikan secara teratur kepada seorang pegawai atas jasa dan hasil kerjanya. Gaji sering juga disebut sebagai upah, dimana keduanya merupakan suatu bentuk kompensasi, yakni imbalan jasa yang diberikan secara teratur atas prestasi kerja yang diberikan kepada seorang pegawai. Perbedaan gaji dan upah hanya terletak pada kuatnya ikatan kerja dan jangka waktu penerimaannya. Seseorang menerima gaji apabila ikatan kerjanya kuat, sedang seseorang menerima upah apabila ikatannya kerjanya kurang kuat. Dilihat dari jangka waktu penerimaannya, gaji pada umumnya diberikan pada setiap akhir bulan, sedang upah diberikan pada setiap hari ataupun setiap minggu. Dalam hal ini, pengertian gaji untuk seterusnya disebut sebagai gaji pokok.

                    Besarnya gaji pokok yang diberikan kepada seorang karyawan, biasanya sangat tergantung dengan latar belakang pendidikan yang dimiliki, kemampuan maupun pengalaman kerjanya.

                    Tunjangan adalah unsur-unsur balas jasa yang diberikan dalam nilai rupiah secara langsung kepada karyawan individual dan dapat diketahui secara pasti. Tunjangan diberikan kepada karyawan dimaksud agar dapat menimbulkan/meningkatkan semangat kerja dan kegairahan bagi para karyawan. Adapun pelbagai macam tunjangan yang terdapat di-Lembaga Pendidikan Komputer IMKA dan dibagi bersama gaji terdiri atas :

                    a. Tunjangan Jabatan

                    Tunjangan ini hanya diberikan kepada mereka-mereka yang mempunyai jabatan tertentu, seerpti misalnya: Pengawas, Kepala Bagian, Manajer, ataupun Direktur. Besarnya tunjangan jabatan untuk masing-masing personil tidaklah sama. Hal ini sangat tergantung dengan beban pekerjaan, prestasi yang dihasilkan serta beratnya tangggung jawab pekerjaan yang dipikul. Tunjangan jabatan biasanya diberikan bersama-sama dengan gaji pokok.

                    b. Tunjangan Lembur.

                    Setiap karyawan yang bekerja diluar jam kerja ataupun karyawan yang bekerja pada hari-hari libur, ataupun karyawan yang memiliki jam-kerja lebih besar dari 8 jam dalam sehari, maka sesuai dengan peraturan pemerintah, karyawan yang bersangkutan berhak untuk menerima tunjangan lembur. Besarnya tunjangan lembur ini sangatlah bervariasi, tetapi biasanya setiap perusahaan sudah memiliki peraturan tersendiri yang mengatur secara khusus mengenai besarnya tunjangan lembur setiap karyawan yang mereka miliki. Karyawan bagian pemasaran biasanya tidak memiliki fasilitas yang berupa tunjangan lembur, karena prestasi mereka diukur berdasar omzet penjualan yang mereka hasilkan. sebagai gantinya, biasanya mereka akan mendapat bonus yang besarnya sesuai dengan apa yang mereka hasilkan kepada perusahaan.

                    c. Pemberian Fasilitas Kredit

                    Kredit yang diberikan perusahaan kepada karyawan, biasanya berupa :

                    *.Kasbon

                      Merupakan suatu fasilitas yang bisa digunakan oleh para karyawan untuk mengambil sebagian gaji yang akan diterimanya terlebih dahulu. Pada saat akhir bulan, gaji karyawan tersebut akan dipotong sesuai dengan jumlah kasbon yang ada. Pembayaran kasbon biasanya dilakukan pada saat akhir bulan, yaitu pada saat yang bersangkutan menerima gaji.

                      *.Hutang Kepada Perusahaan

                        Karyawan dapat mengajukan permohonan peminjaman uang kepada perusahaan dengan cara pembayaran angsuran selama satu periode tertentu, misalnya dalam jangka waktu satu tahun dengan tanpa dibebani bunga. Pembayaran angsuran hutang karyawan, biasanya dilakukan pada saat akhir bulan, yaitu pada saat yang bersangkutan menerima gaji.

                        Besarnya gaji pokok ataupun tunjangan yang diberikan kepada karyawan, pada saat-saat tertentu akan di-evaluasi. Ada kemungkinan bahwa besarnya tunjangan ataupun fasilitas yang diberikan kepada karyawan, akan mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karyawan yang bersangkutan mungkin sudah tidak menjabat pada posisi tersebut, sehingga karyawan yang bersangkutan tidak berhak lagi untuk menerimanya

                        Dengan demikian, selain menerima gaji pokok yang besarnya telah ditentukan, pada umumnya setiap karyawan juga akan menerima pelbagai macam tunjangan serta dikurangi dengan pelbagai macam kewajiban yang harus dibayarkan kepada perusahaan. Secara umum dapatlah dikatakan, bahwa komponen gaji yang diterima seseorang, pada umumnya terdiri atas : Gaji Pokok + Aneka Tunjangan – Aneka Potongan.

                        Pengertian tentang gaji,Gaji melipuit : pertama, gaji adalah ba-yaran pokok yang diterima oleh seseorang, tidak termasuk unsur-unsur variabel dan tunjangan lainnya (Armstrong dan Murlis, 1995 : 7). Kedua, gaji adalah uang atau sesuatu yang diberikan kepada pegawai atas dasar waktu pelaksanaan pekerjaan berupa minggu, bulan atau tahun dan bukan menurut jam atau hari (Dessler, 1984:350).

                        Istilah penggajian atau pay roll sering diartikan sebagai jumlah total yang dibayarkan kepada karyawaan atas jasa – jasa yang mereka berikan selama satu periode

                        Penggajian merupakan hal yang penting karena terdiri dari beberapa alasan:

                        1. Karyawaan sangat sensitive terhadap kesalahan – kesalahan dalam penggajian atau hal – hal yang tidak wajar. Untuk mempertahankan moral karyawan yang tinggi perusahaan harus membayar gaji yang akurat dan tepat waktu .
                        2. Penggajian merupakan hal yang di atur oleh peraturan pemerintah
                        3. Penggajian serta pajak gaji dan upah yang berkaitan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap laba bersih sebagian perusahaan, walaupun jumlah beban seperti itu sangat berfariasi

                        Kewajiban untuk Pendapatan Karyawan

                        Gaji dan upah dibayarkan kepada karyawan merupakan beban tenaga kerja bagi majikan. Istilah gaji atau salary biasanya digunakan untuk pembayaran atas jasa manajerial, administrative dan jasa – jasa yang sama tariff gaji biasanya di ekspresikan dalam  periode bulanan atau tahunan. Istilah upah ( wages ) biasanya digunakan untuk pembayaran kepada karyawan lapangan atau pekerja kasar. Yang terdidik atau tidak terdidik. Tariff upah biasanya di ekspresikan secara mingguan atau jam. Menurut peraturan – peraturan di Indonesia.

                        Pegawai dikatakan bekerja lembur apabila iya bekerja lebih dari 40 jam seminggu

                        Tarif lembur diperhitungkan dengan cara :

                        1. Lembur untuk jam hari kerja dihitung sebesar 1,5 X tarif normal, sedangkan untuk jam kedua dan seterusnya tariff lembur menjadi 2 X tarif normal per jam
                        2. Pada hari libur resmi untuk 7 jam pertama lembur dihitung sebesar 2 X tariff normal per jam, sedangkan jam ke 8 dan seterusnya di hitung sebesar 3 X tariff normal per jam

                        Pendapatan Kotor dan Pendapatan Bersih

                        Tidak semua pegawai akan membawa semua uang hasil jerih payahnya, berdasarkan UU pajak penghasilan, pemerintah akan memungut pajak penghasilan atas gaji dan upah yang diterima pegawai tersebut. Pendapatan kotor merupakan jumlah gaji, upah , komisi dan jenis kompensasi lain yang diterima oleh pegawai sebelum di kurangi pajak – pajak dan pengurangan lainnya.

                        Pengurangan Gaji dan Upah

                        Gaji dan Upah yang diterima pegawai akan dikenakan pajak penghasilan,  besarnya pajak penghasilan yang dikenakan tersebut.

                        Pajak penghasilan ini dapat ditangggung perusahaan dan sebagian lag i ditanggung oleh pegawai. Hal ini tergantung dari perjanjian yang dilakukan antara pegawai dan perusahaan.

                        Penghasilan  yang  diterima oleh pegawai tetap :

                        1. Penghasilan teratur

                        Missal: gaji , upah , honor , uang lembur, premi dan lain-lain

                        2. Penghasilan tidak teratur

                        Penghasilan ini sifatnya tidak tetap dan biasanya diberikan sekali saja atau dalam satu pertahun, missal: Bonus, THR dll

                        Kegiatan Keuangan Pada Akhir Bulan

                        Gaji para karyawan yang ada disetiap perusahaan, pada umumnya akan dibagikan pada setiap akhir bulan. Dengan demikian, kesibukan ataupun kegiatan yang dilakukan oleh bagian bagian keuangan pada saat itu adalah sebagai berikut:

                        Mengumpulkan Formulir Lembur dan Hutang.

                        Data lembur dari setiap karyawan yang tertulis pada formulir lembur, pada setiap akhir bulan akan dikumpulkan guna diperhitungkan dengan pembayaran yang harus dibayarkan oleh pihak perusahaan. Disamping itu, formulir yang ada sangkut pautnya dengan hutang-piutang karyawan juga dikumpulkan guna diperhitungkan secara bersama-sama.

                        Menghitung Rupiah Lembur Masing-masing Karyawan.

                        Berdasar data yang tertulis didalam formulir lembur, bagian keuangan kemudian menghitung nilai rupiah yang harus dibayarkan kepada karyawan pada bulan yang bersangkutan. Dikarenakan standart lembur untuk masing-masing karyawan tidaklah sama, maka bagian keuangan perlu mencari keterangan lain yang dalam hal ini akan diambil dari kartu induk karyawan. Seperti diketahui, pada Kartu Induk Karyawan terdapat keterangan mengenai berapa besar gaji pokok karyawan yang bersangkutan dan berapa besar rupiah yang harus dibayarkan untuk 1 (satu) jam lemburnya.

                        Menghitung Hutang-piutang Karyawan.

                        Hutang bulan lalu ditambah dengan hutang bulan ini yang kemungkinan bisa timbul dengan adanya formulir pengeluaran uang dalam bentuk Kasbon, akan menghasilkan hutang baru. Hutang baru ini kemudian dikurangi dengan jumlah pelbagai kewajiban yang harus dibayar, pada akhirnya akan menghasilkan sisa hutang

                        Membuat Rekapitulasi Gaji

                        Hasil perhitungan lembur dan potongan dari setiap karyawan yang dipadukan dengan gaji pokok, pada akhirnya akan menghasilkan gaji bersih yang akan diterima pada bulan yang bersangkutan. Hasil perhitungan semacam ini kemudian ditulis diatas selembar kertas, dan diulangi lagi sehingga seluruh gaji bersih untuk setiap karyawan bisa dilaporkan diatas selembar kertas.

                        Membuat Slip Gaji Untuk Masing-masing Karyawan.

                        Setelah rekapitulasi gaji bisa dihasilkan, maka langkah berikutnya adalah membuat slip-gaji untuk masing-masing karyawan. Slip gaji ini dibuat rangkap 2 (dua), dimana satu lembar akan diserahkan kepada karyawan bersama-sama dengan uang yang mereka terima, dan satu lembar berikutnya akan disimpan oleh Imka sebagai arsip keuangan.

                        Mengambil Uang Dari Bank

                        Berdasar data keuangan yang muncul dan tertera pada rekapitulasi gaji karyawan, pihak direksi kemudian membuka Cek dari Bank yang bersangkutan guna diuangkan secara tunai. Uang inilah yang pada akhirnya digunakan untuk membayar gaji karyawan diperusahaan yang bersangkutan.

                        Memasukkan Uang Kedalam Amplop.

                        Setelah uang tunai didapatkan dari Bank, tugas berikutnya adalah memasukkan uang tersebut kedalam amplop gaji karyawan yang besarnya sesuai dengan apa yang tertulis pada slip gaji karyawan.

                        Membagi Uang Kepada Setiap Karyawan.

                        Karyawan kemudian dipanggil satu demi satu untuk menerima gaji mereka, dan diminta untuk menanda tangani kedua buah slip-gaji yang telah disediakan. Satu lembar slip bersama amplop gaji kemudian diserahkan kepada karyawan, dan satu lembar sisanya disimpan bagian keuangan yang akan digunakan sebagai arsip.

                        1. Tempat dan Waktu Penelitian

                        a. Tempat penelitian

                            Objek Penelitian  proyek akhir ini adalah Usaha Dagang INDAH PRATAMA  yang berlokasi di Jalan Raya Parung

                            b.Waktu Penelitian

                              Waktu penelitian yang digunakan oleh penulis adalah :

                              Kegiatan

                              Bulan 1

                              Bulan 2

                              Bulan 3

                              Bulan 4

                              Studi Literatur

                              X

                              X

                              Perencanaan Sistem Aplikasi

                              X

                              X

                              Pembuatan Aplikasi

                              X

                              X

                              Pengujian dan Analisis

                              X

                              X

                              Penyerahan

                              1. Metode Penelitian

                              Untuk memperoleh data yang akurat dalam penulisan proyek akhir ini, maka penulisan ini   menggunakan beberapa metode sebagai sarana untuk membantu serta memudahkan penulis dalam penyusunan laporan.

                              Berbagai macam metode yang penulis gunakan yaitu sebagai berikut :

                              a. Studi Kepustakaan

                                Penelitian ini dilakukan dengan mempelajarai berbagai literature, bahan – bahan kuliah, karya ilmiah, dan berbagai sumber lainya yang berkaitan dengan masalah yang dibahas untuk memperoleh kejelasan mengnai

                                b. Penelitian Lapangan

                                  Metode Observasi

                                  Penelitian lapangan dilakukan dengan cara pengamatan dan mengumpulan data – data yang relevan dari objek  penelitian berupa dokumen – dokumen, dimana dokumen tersebut didapat langsung dari  lokasi informasi terkait untuk memperolah informasi yang dibutuhkan dalam penulisan

                                  Metode Wawancara dan Diskusi

                                  Wawancara merupakan pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan – pertanyaan langsung kepada narasumber atau  terkait sehingga diperoleh data dalam penyusunan proyek akhir ini.

                                  Rencana Anggaran

                                  Adapun perencanaan anggaran yang akan dibutuhkan penulis dalam menyelesaikan Proyek Akhir ini adalah sebagai berikut:

                                  Jenis Barang

                                  Banyak

                                  Satuan

                                  Harga

                                  Jumlah

                                  Kertas HVS 80 gram

                                  3

                                  Rim

                                  Rp. 35.000 Rp. 105.000
                                  Kertas HVS 70 gram

                                  3

                                  Rim

                                  Rp. 30.000 Rp.  90.000
                                  Tinta print hitam

                                  2

                                  Buah

                                  Rp. 20.000 Rp.  40.000
                                  Tinta print warna

                                  1

                                  Buah

                                  Rp. 20.000 Rp.  20.000
                                  Penjilidan Hard Cover

                                  4

                                  Eksmplar

                                  Rp. 15.000 Rp.  60.000
                                  CD

                                  4

                                  Keping

                                  Rp.   7.000 Rp.  28.000
                                  Pengandaan Proposal

                                  4

                                  Eksemplar

                                  Rp.  1.000 Rp.    4.000
                                  Biaya Observasi

                                  16

                                  Rp.   5.000 Rp.  80.000
                                  Biaya Lain – Lain

                                  Rp. 100.000

                                  Jumlah

                                  Rp. 507.000

                                  Hello world!

                                  May 18, 2009

                                  Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!